Pada hari Kamis, 17 Juli 2025, Institut Sayyid Muhammad Alawi Al Maliki Bondowoso menggelar kegiatan Pelepasan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun 2025 yang bertemakan Progreaif Berbasis Tafaqquh Fiddin. Acara ini berlangsung khidmat dan penuh semangat di Pendopo Kecamatan Grujugan dan Wonosari, yang dihadiri oleh 65 mahasiswa peserta KKN, para dosen pembimbing lapangan, serta civitas akademika. Hadir dan membuka acara secara langsung, Rektor Institut Sayyid Muhammad Alawi Al Maliki, Abuya KH. Muhammad Hasan, S.H., M.H., yang didampingi oleh jajaran wakil rektor serta Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M).
Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan pesan mendalam kepada seluruh peserta KKN. Beliau menekankan pentingnya menjaga nama baik lembaga dan pesantren selama menjalankan tugas pengabdian di tengah masyarakat. Abuya KH. Muhammad Hasan juga mengingatkan agar setiap mahasiswa melaksanakan kegiatan KKN dengan penuh keikhlasan, menjauhi kesalahan, serta menjaga perilaku sebagai duta kampus dan pesantren.
Beliau mengibaratkan, “Susu yang putih dan bersih bisa rusak hanya karena satu titik kotoran. Demikian pula nama baik lembaga ini dapat tercoreng hanya oleh satu kesalahan kecil dari kita.” Ucapan ini menjadi pengingat kuat bahwa tanggung jawab yang diemban oleh para mahasiswa bukan hanya bersifat akademik, namun juga moral dan spiritual.
Kegiatan pembekalan ini bertujuan untuk mempersiapkan mahasiswa secara mental, spiritual, dan teknis sebelum mereka terjun langsung ke lapangan. Dengan tematik Tafaqquh Fiddin, diharapkan peserta KKN tidak hanya berperan sebagai agen pembangunan, tetapi juga sebagai pembawa nilai-nilai keilmuan dan keislaman yang rahmatan lil ‘alamin.
Acara berlangsung dengan lancar dan ditutup dengan doa bersama, berharap agar pelaksanaan KKN 2025 berjalan sukses, penuh keberkahan, serta membawa manfaat nyata bagi masyarakat dan institusi.
